Minggu, 10 Januari 2010

Sebelum Umur Gw Bertambah...

album2 ultah1 ultah2 album1

my own album


22 Januari 1987

Pada pagi tanggal itulah gw lahir ke dunia ini. Anak pertama dari papa dan mama, cucu pertama dari keluarga mama, dan cucu ke-4 dari keluarga besar papa. Sebagai anak pertama gw tau bahwa setumpuk harapan dan doa dari keluarga berada di raga yang mungil pada saat itu.

Pratiwi Wahyu Zuriaty. Sebuah nama yang sarat akan doa. Doa bahwa kelak sang anak akan menjadi sepintar Pratiwi Sudarmono, seorang calon astronot wanita Indenesia (yang akhirnya gagal mendarat di bulan). Seorang anak, cucu, atau keturunan (zuriaty) yang merupakan pemberian dari Allah SWT.




22 Januari 1991

Umur gw waktu itu tepat 4 tahun. Gw merayakan ulang tahun gw itu di sekolah gw, TK Melur. A very beautiful birthday. Mama dan papa yang kayaknya saat itu sengaja cuti dari kantornya, datang ke TK gw membawa 3 buah kue ulang tahun dan banyak bingkisan makanan kecil untuk dibagikan ke tamn-teman TK gw. Gw berdiri di depan dan meniup lilin diiringi nyanyian “Selamat Ulang Tahun” dari teman-teman kecilku. Mamaku membantu memotong kue tart dan membagikannya ke teman-teman.

Saat gw berjalan memberikan kue ke teman-teman, gw menoleh ke belakang ke arah mama yang masih sibuk memotong kue. Wajahnya ceria dan bahagia. Anak pertamanya sudah berumur 5 tahun dan tumbuh menjadi gadis kecil yang cantik dan lucu. Dan pasti di benaknya sudah tersimpan sejuta impian bagaimana kehidupan puteri kecilnya itu ke depannya. Dalam hitungan bulan, gw tidak lagi menjadi si anak TK, tapi gw akan melangkah ke gerbang Sekolah Dasar. Jenjang sekolah yang sebenarnya untuk mengejar ilmu meraih cita.



22 Januari 1998

Ulang tahun gw yang ke 11 dirayakan di rumah baru gw di Mutiara Asgo Kampung Rambutan. Gw baru saja beberapa bulan menempati rumah baru itu. Sebuah rumah yang merupakan fasilitas yang didapatkan papaku dari kantornya. Saudara-saudara yang dari Priuk dan Cinere berdatangan untuk merayakannya. Kado-kado terus berdatangan. Ada yang isinya kaset Backstreetboys (oh migod!!),,set alat tulis, piyama, dan ada juga yang berbentuk amplop. Mama memasak makanan istimewa yang gw sudah agak lupa sih apa aja menunya.

Aki, kakek gw dari pihak mama memimpin doa untuk gw yang berulang tahun dan untuk keluarga gw yang masih dalam suasana menempati rumah baru. “Semoga ananda Pratiwi selalu diberikan kesehatan dan menjadi anak yang pintar, anak yang berbakti kepada kedua orang tua....” dan sederet doa lainnya yang diamini oleh seluruh keluarga.

Dan di rumah baru itu, keluarga gw mulai memimpikan harapan baru dan cita-cita baru. Adik-adik gw sudah tumbuh besar. Begitupun diri gw yang sebentar lagi akan melangkah ke jenjang SMP. Kebahagiaan di masa depan tampak semakin nyata bagi keluarga kami di rumah baru itu.



remaja foto-foto gw

22 Januari 2001

Usia 14 dapat dikatakan umur-umur abg yang sedang mencari jati diri. Segala hal yang baru yang dianggap keren dicoba oleh gw dan temen-temen gw di SLTP Islam PB Soedirman, kelas 3 C. Foto box, nonton di 21, hang out di PIM adalah sederetan aktivitas yang mulai kami lakukan di kala weekend pulang kegiatan ekskul. Dan ada satu kegiatan orang dewasa yang sangat ingin kami semua lakukan saat itu namun belum bisa karena kendala umur dan kenyataan bahwa pada dasarnya kita tuh anak baik-baik, kegiatan itu adalah....dugem.

Akhirnya di ulang tahun gw yang ke 14 itu, gw atas masukan dari sahabat gw merayakan ulang tahun gw itu di rumah dengan konsep : Pesta Disko!!! Seminggu sebelum party, kita semua heboh membeli baju yang kayaknya biasa dipakai orang buat ke disko, halterneck, rok mini, tube dress, dan lain-lain. Dan satu keunikan pesta gw, Girls only Boys not allowed. Alasannya simple,,malu..hehe.

Tibalah malam umur gw bertambah. Ruangan rumah gw disulap seperti tempat dugem. Kursi-kursi dipinggirkan sehingga kita bisa dance di tengah. Masing-masing dari keluarga gw punya tugasnya masing-masing. Nyokap masak di dapur, adik gw bertugas menyalakan dan mematikan musik, dan bokap gw...ngacir ke mall karena kan boys not allowed.

Pesta yang kalo dipikir-pikir nggak ada meaningnya sama sekali. Tapi mungkin satu hal yang bisa dimaknai bahwa gw dan teman-temang sudah memasuki masa-masa remaja. Dan satu hal yang syukuri bahwa keinginan gw yang aneh-aneh itu tidak ditertawakan oleh keluarga gw dan justru di support. Saat itulah gw mulai sadar bahwa Family is number one.


22 Januari 2003

Di tahun ini, mulai banyak teman-teman gw yang merayakan sweet 17. Ada yang merayakan di rumah dan ada yang menyewa cafe. Gw juga kepingin merayakannya dengan mengundang teman-teman SMA gw. Tapi waktu itu gw bukan merayakan usia sweet 17, melainkan nice 16 dan gw merayakannya di rumah.

Ulang tahun itu menjadi hal yang special buat gw karena, itulah ulang tahun gw pertama kalinya dengan seorang pacar. Namun ulang tahun di tahun itu pula lah untuk pertama kalinya gw tidak ditemani papa.

Gw mengundang semua teman dekat gw, dari yang di sekolah dan teman rumah. Rumah gw yang kecil sampai tidak muat untuk menampung mereka semua. Tawa dan canda memenuhi rumah gw. No special dress and no special event. Semua berjalan biasa aja, hanya makan-makan dan ngobrol. Dan tibalah saatnya tiup lilin dan potong kue. Sebelah kanan gw adalah mama dan sebelah kiri adalah pacar gw. First cake untuk mama dan yang kedua untuk pacar. Gw mencium tangan mama saat menyuapkan kue ke mulutnya. Sekarang masa depan semakin jelas terlihat,, papa sudah nggak ada, dan sekarang hanya tinggal mama lah yang akan mengurus kami bertiga, dan gw lah si anak pertama yang harus membantu mama. Adik-adik gw masih kecil dan masih panjang perjalanan mereka. Begitu juga gw, gw baru kelas 2 SMA, masih banyak waktu dan kesempatan bagi gw untuk meraih cita-cita. Dan gw bertekad, gw tidak akan menyia-nyiakannya.



10 Januari 2010

Duduk di ruang tamu sambil mengetik di laptop. Mengingat-ingat kembali masa-masa beberapa tahun silam di saat pergantian umur gw dan membayangkan bagaimanakah ulang tahun gw di tahun akan terjadi. Apakah gw akan sempat bertemu tanggal 22 Januari itu? Apakah akan ada suatu surprise yang terjadi pada hari itu? Apakah ada hidangan istimewa pada hari itu?

Gw juga mengingat kembali keinginan, harapan, dan doa yang pernah gw maknai di tahun-tahun sebelumnya. Apakah semua harapan tersebut sudah tercapai? Apakah semua tekad gw untuk menjadi lebih baik telah terlaksana? Apakah gw sudah melalui tahun-tahun tersebut dengan sebaik-baiknya atau berllau begitu saja?

Namun satu hal yang gw sadar, setiap tahun yang gw lewati terasa makin berat. Main besar tanggung jawab yang ada di pundak gw. Makin besar perubahan yang harus gw hadapi. Makin banyak hal baru yang tidak pernah gw bayangkan sebelumnya.

One big question come in my mind right now: apakah gw siap melalui pertambahan umur lagi dengan segudang hal baru, perubahan, dan tanggung jawab baru lagi yang akan gw hadapi? Mampukah gw?







7 komentar:

  1. countdown to 22 january 2010..we'll see what will happened..yang pasti lo lebih dewasa.. :)

    BalasHapus
  2. selamat ulang tahun tiw tiw..walaupun masih besok pagi,,tapi doa kan bisa kapan aja..

    semoga tambah pinter, tambah dewasa, tambah kalem, tapi friendly, n tambah disayang ayank ucuk..

    cup cup... ^_^

    BalasHapus
  3. ya ampunnn...saking dah lamanya gw nggak baca blog sampe ga sadar banyak komen....mkasih ya teman2...luv u all....

    BalasHapus
  4. wahahaha.... hebat, masih punya koleksi foto2 jadulnya. kayaknya gw waktu kecil nggak pernah ada perayaan ulang tahun deh.. :(

    BalasHapus
  5. hahahaha...itu krn gw anak pertama zarr...
    jd emak bapak gw masih rajin nge albumin foto2 gw..eh padahal kan lo jg anak pertama ya...heheh

    BalasHapus